Ada Apa ?, Dokter Tak Punya STR di Percaya Pemkab Pasaman Memimpin Puskesmas Cubadak

INDONESIASATU.CO.ID:

PASAMAN --- Masyarakat Dua Koto mulai resah. Keberadaan dr. Adi Kusuma Tarigan sebagai Kepala Puskesmas Cubadak yang dilantik pada tanggal 14 Februari 2018 yang lalu, termasuk dokter yang cukup dikenal masyarakat Dua Koto dengan berbagai kasusnya. Salah satu kasusnya adalah: dr.Adi Kusuma Tarigan tidak mempunyai Surat Tanda Registrasi (STR). Demikian hasil penelusuran dilapangan.

Keresahan masyarakat Dua Koto yang membutuhkan pelayanan kesehatan dari Puskesmas Cubadak, ternyata beralasan. Menurut berbagai sumber di Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman, ketika dipertanyakan tentang fungsi STR ini, memberikan penjelasan yang intinya sama. Dimana, dokter yang tidak mempunyai STR sama dengan supir bus yang belum mempunyai Surat Izin Mengemudi (SIM). Jika supir yang belum mempunyai SIM diartikan sebagai supir yang belum cukup kemampuan dan keterampilannya mengemudikan bus penumpang demi keselamatan penumpang, maka dokter yang belum mempunyai STR, berarti, dokter yang bersangkutan, belum mempunyai kemampuan dan keterampilan menangani pelayanan kesehatan demi kesembuhan dan keselamatan pasien.

Soal kebenaran dr. Adi Kusuma Tarigan yang belum lolos uji kompetensi dokter yang dibuktikan dengan belum memperoleh STR tersebut, dibenarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman melalui Afrizon, Kabid Sumberdaya Kesehatan. Setelah dikonformasikan kepada dr. Adi Kusuma Tarigan, dr. Tarigan ini juga membenarkan.(Anto)

  • Whatsapp

Index Berita